Ku Tak Dapat Jalan Sendiri – Lagu Rohani (Nikita)

Posted on

Ku Tak Dapat Jalan Sendiri – Lagu Rohani (Nikita)

Ku Tak Dapat Jalan Sendiri
Tuhan Tolonglah Daku
Biarlah Sinarmu Menerangiku
Sbab Ku Tak Dapat Jalan Sendiri

Melewati Lembah Duka Semu
Jalanku Gelap Dan Ngeri
Tuhanku Perlu Pertolonganmu
Sbab Ku Tak Dapat Jalan Sendiri

Ku Tak Dapat Jalan Sendiri
Tuhan Tolonglah Daku,
Biarlah Sinarmu Menerangiku
Sbab Ku Tau Ku Tak Dapat Jalan Sendiri

Tiada Orang Yang Menolong Daku
Ku Sangat Lemah Dan Letih
Jalanlah Tuhan Dekat Padaku
Sbab Ku Tak Dapat Jalan Sendiri

Kutak Dapat Jalan Sendiri
Tuhan Tolonglah Daku
Biarlah Sinarmu Menerangiku
Sbab Ku Tak Dapat Jalan Sendiri

Kutak Dapat Jalan Sendiri
Tuhan Tolonglah Daku
Biarlah Sinarmu Menerangiku
Sbab Ku Tak Dapat Jalan Sendiri

Biarlah Sinarmu Menerangiku
Sbab Ku Tak Dapat Jalan Sendiri

Lagu lainnya Glory Haleluya (Nikita)

Youtube Kidung Rohani

 

Mengasihi Tuhan: Beroleh Berkat

Baca: Amsal 8:1-36

“Kekayaan dan kehormatan ada padaku, juga harta yang tetap dan keadilan.” (Amsal 8:18)

Hampir semua orang ketika mendengar atau membaca kata ‘harta atau berkat’ pikiran mereka langsung tertuju kepada materi: uang, mobil, harta benda. Adalah tidak salah jika setiap orang menginginkan berkat materi karena Tuhan pun ingin memberkati umat-Nya dengan berkat materi. Ada banyak tokoh Alkitab hidupnya berkelimpahan secara materi, sebut saja Abraham, Ishak dan sebagainya. Yesus pun berkata, “Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yohanes 10:10b).

Namun sebelum Tuhan mencurahkan berkat-berkat secara materi terlebih dahulu Ia memerintahkan umat-Nya mencari berkat rohani atau mengutamakan perkara-perkara rohani. “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33). Setelah kita mengutamakan Kerajaan Allah dan kebenarannya, Tuhan pasti akan memberikan berkat materi sebagai bonus, sebab Ia “…memberkati orang-orang yang takut akan TUHAN, baik yang kecil maupun yang besar.” (Mazmur 115:13).

Apa yang dimaksudkan Kerajaan Allah? Rasul Paulus menjelaskan, “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” (Roma 14:17), dan dalam bagian ini termasuk hal melayani Kristus, “Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allah dan dihormati oleh manusia.” (Roma 14:18). Untuk memperoleh kasih karunia dan kebenaran, satu-satunya jalan adalah melalui Tuhan Yesus Kristus: “Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.” (Yohanes 1:16-17). Untuk beroleh damai sejahtera dan sukacita Tuhan berkata, “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku,…supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.” (Yohanes 15:10-11), dan supaya damai sejahteramu dan kebahagiaanmu berlimpah-limpah (baca Yesaya 48:18).

“supaya kuwariskan harta kepada yang mengasihi aku, dan kuisi penuh perbendaharaan mereka.” (Amsal 8:21)